Black Hole
8:53:00 PM
Salah satu
fenomena alam yang ditemukan pada abad ke-20 tentang peristiwa alam di ruang
angkasa adalah Black Hole (Lubang Hitam). Peristiwa ini terjadi ketika sebuah
bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam
dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan
tak terhingga dan volume nol serta medan magnet yang amar kuat. Kita tidak
mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan
gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu
melepaskan diri darinya. Akan tetapi, peristiwa bintang yang runtuh seperti itu
dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya. Dalam
surat al-Waqi’ah, Allah mengarahkan perhatian kepada kita dengan bersumpah. Dan
sumpahnya itu berkaitan dengan letak bintang-bintang.
“maka Aku
bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah
sumpah yang besar kalau kamu mengetahui”. QS. Al-Waqi’ah: 75-76
Istilah “lubang
hitam” pertama kali dikemukanan oleh fisikawan Amerika, John Wheeler pada tahun
1969. Pada mulanya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang.
Akan tetapi, belakangan diketahuin bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa
yang cahayanya tidak dapat kita lihat, sebab cahaya bintang-bintang yang runtuh
ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam
disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang
yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel
tercepat, seperti foton (partikel cahaya). Misalnya tahap akhir dari
sebuah bintang biasa yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah
nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam
bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil), Lubang hitam berwarna “hitam”,
berarti tertutup dari pengamatan langsung. Itulah sebabnya keberadaan lubang
hitam ini diketahui secara tidak langsung, melihat daya hisap raksasa gaya
gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari
Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah
tentang lubang hitam ini:
“Maka apabila
bintang-bintang telah dihapuskan” (QS al-Mursalaat:8)
Selain itu,
bintang-bintang bermassa besar jga dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun,
lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tetapi
juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuj ini
dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat
tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang
menunjukan bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah.
Sumber: Fisika & Al-Quran oleh Agus Mulyono & Ahmad Abtokhi
Pengobatan dengan Madu
1:59:00 AM
“Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah rumah-rumah di gunung, pohon-pohon, dan pada tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah setiap buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu dengan mudah’; dari perut lebah itu keliar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia. Sungguh dalam yang demikian terdapat tanda-tanda kekuasaan (Allah) bagi kaum yang berpikir” QS. An-Nahl: 68-69
Dalam sunnah
Nabi terdapat beberapa hadits yang diriwayatkan, menyebutkan tentang
manfaat-manfaat madu serta menjelaskan pentingnya madu dalam penyembuhan.
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata: Rasulullsah bersabda, “Kesembuhan
terdapat dalam tiga hal, yakni minuman madu, sayatan alat bekam, dan sundutan
api. Aku melarang umatku berobat dengan sundutan api”. HR. Bukhari.
Nabi juga
bersabda, “jika di sebagian obat-obatan yang kalian gunakan terdapat
kebaikan, maka itu terdapat dalam minuman madu, sayatan alat bekam, atau
sundutan api, tetapi aku tidak suka berobat dengan sundutan api” HR.
Bukhari.
Diskusi tentang
madu mendapat banyak perhatian dalam artikel-artikel yang dipublikasikan selama
beberapa tahun belakangan ini di majalah-majalah kedokteran yang terpercaya.
Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan dalam majalah Ann Plast Surg, bulan
Februari 2003 M, dilakukan penelitian terhadap 60 pasien berkebangsaan Belanda
yang terkena luka dalam yang bermacam-macam. Para peneliti menyatakan bahwa
penggunaan madu mudah dilakukan bagi semua pasien, kecuali satu orang, membantu
pembersihan luka, dan tidak terjadi efek samping apapun dari penggunaan madu
dalam pengobatan luka-luka tersebut. Para peneliti menyarankan dalam sebuah
artikel yang yang dipublikasikan dalam majalah Arch Surgery tahun 2000 M
digunakannya madu untuk melindungi garis tepi luka-luka yang terjadi selama
proses operasi pengangkatan tumor.
Professor Amoln menegaskan dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh
majalah Dentegen pada bulan Desember 2001 M, bahwa madu bisa memainkan peran
penting dalam pengobatan penyakit-penyakit gusi, sariawan, dan berbagai
gangguan mulut lainnya, hal itu disebabkan madu memiliki spesifikasi anti
bakteri. Madu bisa menurunkan kadar gula di dalam darah para pengidap penyakit
diabetes. Bukti-bukti menguatkan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidan
yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah, sehingga kadar gula
tersebut tidak terlihat tinggi. Madu merupakan nutrisi kaya vitamin B1-B5-C,
dimana para pengidap diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Madu
mengandung seratus unsur yang berbeda-beda yang tergolong sangat penting bagi
tubh manusia, khususnya bagi para pengidap diabetes.
Sumber: Keajaiban Thibbun Nabawi oleh Aiman bin ‘Abdul Fattah
Pola Tidur Nabi
1:58:00 AM
Ibnul Qoyyim
berkata, “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya
mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling
bermanfaat untuk badan, organ, dan kekuatan. Beliau tidur di awal, bangun di
awal separoh kedua, berdiri lantas bersiwak dan berwudhu, serta melaksanakan
sholat oleh Allah yang diwajibkan begi beliau”.
Salah satu pola
tidur Nabi adalah bertumpu pada sisi badan sebelah kanan, supaya makanan bisa
mengambil tempat di lambung dengan baik. Sebab, posisi lambung cenderung
sedikit miring ke sebelah kiri. Kemudian, beliau berbalik bertumpu sedikit pada
sisi kiri, supaya dengan begitu proses pencernaan lebih cepat karena condongnya
lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali tidur bertumpu pada sisi sebelah
kanan lagi, agar makanan segera larut dari lambung; jadi posisi permulaan dan
posisi terakhir tidur bertumpu pada sisi kanan. Terlalu lama tidur bertumpu
pada sisi kiri membahayakan jantung disebabkan oleh condongnya organ tubuh
kepadanya, sehingga beberapa materi tumpah kepadanya.
Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Nabi apabila selesai melaksanakan sholat
dua rokaat fajar beliau berbaring di atas sisi kanannya. Posisi tidur yang
sangat buruk adalah berbaring bertumpu pada punggung. Namun jika berbaring di
atas punggung itu sekedar istirahat, tanpa disertai tidur, tidak mengapa.
Posisi yang lebih buruk lagi adalah tengkurap.
Meneladani Pola Makan dan Minum Nabi
1:56:00 AM
Meneladani Cara
Makan Rasulullah
Diriwayatkan
dari Abu Hurairah, “Rasulullah tidak pernah mencela makanan sedikit pun,
jika suka, beliau memakannya, jika tidak dibiarkannya, tidak memakannya”
HR. Bukhari dan Muslim. Nabi menyukai daging, yang paling beliau sukai adalah
lengan dan bagian depan kepala kambing. Beliau juga menyukai makanan
makanan-makanan manis dan madu. Diriwayatkan dari ‘Aisyah , ia berkata, “Nabi
menyukai makanan-makanan manis dan madu”. HR. Bukhari.
Rasulullah
bersabda, “aku tidak makan sambil bersandar”. HR. Bukhari. Menurut Ibnu
Qoyyim Al-Jauziyah, ada tiga jenis bersandar:
a. Bersandar pada rusuk
b. Bersila
c. Bersandar di atas sesuatu
Jenis pertama
menyulitkan makan, karena ia menghalangi aliran makanan secara alami,
menghambat kecepatan masuknya makanan ke lambung, dan menekan lambung sehingga
sulit terbuka untuk makanan, lambung akan miring, tidak tegak, sehingga makanan
tidak mudah sampai kepadanya. Adapun dua jenis lainnya merupakan gaya duduk
orang-orang yang sombong yang bertentangan dengan jiwa kehambaan.
Dalam hadits
Anas disebutkan, “saya melihat Nabi duduk dengan posisi iq’a sambil memakan
kurma” HR. Muslim. Beliau biasa duduk dengan posisi iq’a atau duduk dalam
posisi bertumpu pada kedua lutut, seraya memposisikan perut telapak kaki kiri
di atas punggung telapak kaki kanan, sebagai bentuk ketawadhuan kepada Rabbnya.
Ini merupakan posisi duduk paling baik pada saat makan.
Meneladani Cara
Minum Rasulullah
Ibnul Qoyyim
berkata, “Beliau biasa minum madu yang dicampur air dingin. Hal ini bermanfaat
untuk menjaga kesehatan, satu hal yang tidak dipahami kecuali oleh
dokter-dokter pakar saja, karena meminum dan menjilat madu pada pagi hari
sebelum makan bisa mencairkan dahak, mencuci kotoran lambung, dan menghilangkan
kepekatannya, mendorong kotoran, menghangatkan secara proporsional, membuka
tutup-tutupnya, dan seperti itu pula pengaruhnya terhadap hati, ginjal, dan
kandung kemih”.
Salah satu kebiasaan Nabi adalah minum sambil duduk. Ini merupakan cara
minum yang biasa beliau lakukan. Kebiasaan beliau yang lain adalah meminum air
dengan susu. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas,
bahwa ia melihat Nabi minum susu dan datang ke rumahnya.
Sumber: Keajaiban Thibbun Nabawi oleh Aiman bin ‘Abdul Fattah
Puasa dan Hasil Penelitian Ilmiah
1:55:00 AM
Puasa merupakakan salah satu wasiat Nabi kepada kaum muslimin. Puasa diwajibkan oleh Allah pada bulan Romadhon, di samping diwajibkan pula sebagai kafarat bagi beberapa pelanggaran syariat.
Dari ‘Aisyah, ia
berkata, “Rasulullah terkadang terus-menerus berpuasa, sampai-sampai kami
membatin, ‘Beliau berpuasa tiap hari, tidak pernah berbuka’, tapi terkadang
beliau terus-menerus berbuka (tidak berpuasa), sehingga kami membatin, ‘Beliau
tidak pernah berpuasa’.” HR. Bukhori
Ustadz Dr. Ahmad
Qodhi berkata, “Allah mewajibkan puasa Ramadhan dan menjadikannya sebagai salah
satu rukun Islam. Rasul juga mensyariatkan puasa secara suka rela yang hukumnya
sunnah. Dr. ‘Abdul Jawwad Ash-Showi berkata, “zat asam amino membentuk infra
struktur sel-sel tubuh. Pada saat berpuasa, asam-asam yang baru terbentuk dari
makanan ini berkumpul dengan asam-asam hasil pencernaan.
Pada saat puasa,
pembentukan sel-sel dilakukan kembali setelah proses-proses pencernaan, kemudian
didistribusikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan sel-sel tubuh. Lemak-lemak
disimpan dalam tubuh dalam jumlah besar dipindahkan ke hati sehingga dioksidasi
dan dimanfaatkan oleh hati, dari proses ini dikeluarkanlah racun-racun yang
meleleh di dalamnya, kandungan racunnya dimusnahkan, kemudian dibersihkan
bersama kotoran-kotoran tubuh.
Sumber: Keajaiban Thibbun Nabawi oleh Aiman bin ‘Abdul Fattah
Eksistensi Hukum Newton dalam Al-Qur'an
8:30:00 PM
Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan secara berangsur oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Kitab ini terdiri dari 144 Surat, 6236 Ayat dan 30 Juz. Al-Qur’an merupakan rukun iman ke-tiga dalam mengimaninya. Al-Qur’an adalah kitab terlengkap sehingga dapat menjadi petunjuk untuk semua aspek kehidupan manusia mulai dari kita bangun di subuh hari, sampai kita tertidur kembali. Petunjuk sejak kita dilahirkan sampai kita kembali ke pada-Nya. Kelengkapan petunjuk dalam isi Al-Qur’an ditemukan dunia sains. Paragraph berikut akan menjelaskan bagaimana sains adalah bagian dalam Al-Qur’an.
Seperti yang kita ketahui, Sir Isaac Newton telah menemukan Hukum I Newton, Hukum II Newton dan Hukum III Newton. Hukum I Newton berbunyi: “Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam, sedangkan benda yang mula-mula bergerak akan terus bergerak dengan kecepatan tetap” (Kaningan: Fisika untuk SMA Kelas X, hal 105) Atau biasa disebut kelembaman benda dan secara matematis dituliskan ∑F= 0. Jadi jika benda tersebut ingin bergerak, harus ada gaya yang mengenainya. Itu juga diajarkan dalam Islam. Untuk membuat suatu pergerakan atau kemajuan dalam hidup, dibutuhkan pula gaya. Dorongan dari diri sendiri atau dari orang lain. Sebagaimana fiman Allah dalam surat Ar-Ra’d ayat 11 yang artinya:
"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum sampai mereka merubahnya sendiri."
Allah memang Maha Kuasa dapat merubah nasib semua orang dan semua kaum. Akan tetapi, hidup ini realistis. Benda tidak akan bergerak jika tidak dikenai gaya. Begitu pula hidup, tidak akan bergerak bahkan maju jika tidak kita beri gaya. Benda akan tetap bergerak pada kecepatan awal jika tidak dikenai gaya. Hidup juga akan tetap berjalan datar dan biasa saja jika tidak kita beri gaya yang lebih.
Selain Hukum I Newton, Sir Isaac Newton juga menemukan Hukum II Newton. Yang berbunyi: “Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang berkerja dalam satu benda berbanding lurus dengan resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan masa benda”. Secara matematis dinyatakan ∑F= m x a. Hukum ini juga menyatakan bahwa,” Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja dalam suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya” (Kaningan: Fisika untuk SMA Kelas X, hal 107). Berarti, semakin besar gaya yang kita berikan maka pergerakan benda semakin besar. Begitu juga pergerakan hidup, semakin besar gaya yang kita berikan pada hidup kita, maka pergerakan dan kemajuan hidup kita akan lebih cepat. Sebagai, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Jatsiyah ayat 22 yang artinya:
"Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa diberibalasan sesuaiapa yang dikerjakannya dan mereka tidak akan dirugikan."
Allah maha adil dan bijaksana. Benda akan bergerak lebih cepat jika diberi gaya yang lebih. Begitu pula hidup, akan lebih cepat begerak dan maju jika diberikan gaya yang lebih besar. Tidak akan ada yang dirugikan.
Dalam melakukan pergerakan dan memperjuangkan hidup kita, tentu saja tidak akan mulus-mulus saja, life is never flat. Dalam melakukan aksi, pasti akan ada reaksi yang berlawanan. Seperti bunyi Hukum III Newton: “Untuk setiap aksi ada suatu reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah”. Atau secara sistematis dinyatakan, ∑Faksi = –∑Freaksi (Kaningan: Fisika untuk SMA Kelas X, hal 109). Hukum ini terbukti benar. Contohnya, saat kita berjalan di atas lantai. Telapak kaki kita mendorong lantai ke bawah (aksi). Sebagai reaksi, lantai akan mendorong telapak kaki kita ke atas sebesar dorongan kaki anda terhadap lantai, sehingga anda dapat berjalan dengan normal. Bayangkan jika saat kaki kita mendorong lantai lalu lanta imem berikan reaksi 2 kali lipat. Mungkin kaki anda akan terpental dan berjalan tidak normal. Reaksi akan diberikan terhadap aksi sebesar kemampuan aksi itu menerima reaksi. Begitu juga dalam hidup. Allah akan memberikan kita tantangan dan masalah sebesar kemampuan kita mengatasi tantangan tersebut. Sebagaimana janji Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 286, yang artinya:
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya."
Setiap aksi pasti ada reaksi yang berlawanan, reaksi tersebut akan sama besar dengan kamampuan aksi tersebut menerima reaksi, dan reaksi yang datang tidak akan lebih besar dari kemampuan aksi menerima reaksi. Hidup ini memang banyak tantangan dan masalah, tetapi jangan takut. Karena tantangan tidak akan datang, kecuali kita mamiliki kemampuan untuk mengatasinya. Tantangan sering kali membuat banyak orang tidak mau bermimpi. Bermimpilah setinggi mungkin. Karena tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Yang ada hanyalah usaha yang tidak setinggi mimpi yang kita miliki.
Hidup kita harus bergerak dinamis. Islam tidak mengajarkan umatnya untuk diam atau mencontoh kelembaman benda. Namun, pilihan kita adalah ingin seberapa majukah hidup kita? Kemajuan hidup kita tergantung pada usaha yang kita lakukan. Saat kita dalam proses memajukan hidup kita, akan banyak tantangan dan masalah yang datang. Namun jangan takut, karena tantangan dan masalah yang datang itu dari Allah, dan Allah mengetahui seberapa kadar kita. Maksudnya, seberapa kemampuan kita dalam menghadapi suatu masalah. Tidak mungkin Allah memberikan kita tugas untuk menyelesaikan masalah tanpa memberi kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut. Jadi jangan pernah senang mendapat tantangan hidup yang mudah, karena Allah tahu kalau kemampuan manusia hanya sekecil tantangan yang diberikan. Tapi berbanggalah mendapatkan masalah yang sangat rumit dan besar, karena Allah juga sudah tahu kalau kemampuan manusia sebesar tantangan yang diberikan. Berarti, seseorang mungkin jadi orang pilihan Allah jika dapat menghadapi tantangan dan masalah yang rumit dalam kehidupannya. Optimis dan berusaha keras akan membawa kepada kesuksesan.
Matahari
10:08:00 PM
Matahari adalah salah satu bintang yang ada di jagad raya. Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan bumi, sehingga penelitian tentang bintang ini lebih mudah dilakukan dari pada bintang lainnya. Matahari memiliki jarak 150 juta km dari bumi, dan dia menyediakan energy yang dibutuhkan oleh kehidupan di bumi ini secara terus menerus.
Pada pusat benda
angkasa yang berenergi sangat besar ini, atom hidrogen terus-menerus berubah
menjadi helium. Setiap detik 612 miliar ton helium. Selama sedetik itu, energi
yang dihasilkan sebanding dengan ledakan 500 juta bom atom. Selain itu,
matahari dianggap benda hitam yang berpijar pada temperature 6000 kelvin dan energy
yang dipancarkannya berupa gelombang elektromagnetik yang menyebar ke segala
arah. Karena benda hitam pada temperature tertentu dapat mengemisikan radiasi
dalam jumlah maksimum dan mencakup semua panjang gelombang, maka spectrum sinar
matahari merupakan spectrum yang komplit. Sesuai dengan hokum Wien energi
maksimum untuk temperature 6000 kelvin adalah 0,483 mikrometer, sehingga
spectrum panjang gelombang energinya masuk pada kategori cahaya tapak.
Matahari
hanyalah salah satu dari 200 juta bintang dalam Bimasakti. Meskipun 325.599
kali lebih besar dari bumi, matahari merupakan salah satu bintang kecil yang
terdapat di alam semesta. Matahari berjarak 30.000 tahun cahaya dari pusat
Bimasakti, yang berdiameter 125.000 tahun cahaya. (1 tahun cahaya =
9.460.800.000.000 km).
Sementara itu,
terkait perjalanan matahari, Allah berfirman dalam Surat Yasin Ayat 38 sebagai
berikut:
“dan matahari
berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi
Maha Mengetahui”
Berdasarkan
perhitungan para astronom, akibat aktivitas galaksi kita, matahari berjalan
dengan kecepatan 720.000 km/jam menuju Solar Apex, suatu tempat pada bidang
angkasa yang dekat dengan bintang Vega. (ini berarti matahari bergerak sejauh
kira-kira 720.000 x 24 = 17.280.000 km dalam sehari, begitu pula bumi yang
bergantung padanya.
Sumber: Fisika & Al-Quran oleh Agus Mulyono dan Ahmad Abtokhi
Habbatus Sauda’
12:32:00 AM
Tumbuhan nigella sativa termasuk dalam keluarga tumbuhan kala. Nama-nama lain tumbuhan ini adalah habbatus sauda’, kurowiyatus sauda’, black cumin, syuniz, kala jaji, kalduroh, jiroka, kaz, dan karazna atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan jintan hitam.
Biji habbatus
sauda’mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak asiri, lima belas jenis
asam amino, protein, kalsium, besi, sodium, potassium. Peran habbatus sauda’ dalam
sistem kekebalan alami belum diketahui secara jelas sampai tahun 1986 M,
kecuali melalui beberapa riset yang dilakukan oleh Dr. Alqodi dan
kawan-kawannya di Amerika Serikat. Riset tersebut dilakukan melalui dua
penelitian. Penelitian pertama menghasilkan beberapa kesimpulan berikut ini:
1. Pertambahan
sel-sel limfosit Th (sel T pembantu) dibandingkan dengan sel-sel limfosit Ts
(sel T penghancur) dengan perbandingan 55 %, pertambahan proporsional aktivitas
sel-sel pembunuh (killer cells) alami dengan perbandingan 30%.
2. Habbatus sauda’
berpengaruh menguatkan fungsi-fungsi kekebalan
3. Berbagai hasil
riset modern juga menguatkan hasil-hasil riset yang dilakukan oleh Alqodi,
diantara:
a. Majalah Mana’ah
Dawa’iyah, edisi Agustus 1995 M - M (10) mempublikasikan hadil riset tentang
pengaruh habbatus sauda’terhadap sel-sel limphoid (limfosit) penghancur sel-sel
kanker manusia di luar jaringan tubuh, dan terhadap proses pemakanan sel
(fagositosis) sel-sel darah putih berinti banyak.
b. Majalah Kanker
Eropa dalam edisi Oktober 1999 M – M (12) mempublikasikan sebuah artikel
tentang pengaruh-pengaruh formula thymosinon terhadap kanker lambung pada
tikus. Artikel tersebut membuktikan bahwa minyak-minya asiri dalam biji
habbatus sauda’ dianggap sebagai factor kimiawi yang kuat dan kuratif terhadap
kanker di lambung. Penyebabnya diduga adalah karena minyak-minyak tersebut
berpengaruh melawan oksidasi dan infeksi.
Nabi mengabarkan
bahwa habbatus sauda’ menyembuhkan setiap penyakit. Susunan kata dengan kata
syifa’ (menyembuhkan), tercantum di seluruh hadits tanpa dima’rifahkan dengan
alif dan lam. Semua dalam kalimat positif, sehingga dengan demikian kata
tersebut bersifat nakiroh yang biasanya bermakna umum, bahwa di dalam habbatus
sauda’ terdapat sifat menyembuhkan setiap penyakit.
Dalam penjelasan
tentang sistem kekebalan, telah ditegaskan bahwa habbatus sauda’ merupakan
satu-satunya sistem unik yang memiliki senjata spesifik untuk membunuh setiap
penyakit. Perbaikan kondisi sebagaimana dalam sistem kekebalan itu juga terjadi
pada pengaruh penghancuran yang dimiliki oleh ekstrak habbatus sauda’ terhadap
sel-sel kanker dan sebagian virus, dan juga pada perbaikan terhadap pengaruh
infeksi oleh cacing filaria.
Sumber: Keajaiban Thibbun Nabawi oleh Aiman bin ‘Abdul Fattah
Keseimbangan Ekosistem
12:20:00 AM
Setelah
dilakukan penelitian secara mendalam pada dunia fauna, tempaklah suatu fenomena
yang menakjubkan bahwa ternyata setiap jenis binatang diciptakan bersama
predatornya (pemangsa) yang akan mengentikan dominasi jenis tersebut di alam,
baik karena jumlah maupun keberagamannya.
Suatu pengamatan
di Australia menunjukan bahwa sejenis virus yang bisa menyerang kelenjar virus
yang biasa menyerang kelenjar liur kelinci, membuat kelinci yang kerap merusak
tanaman dan lahan pertanian, terkena bengkak. Padalah sebelumnya, para petani
kewalahan menghentikan serangan kelinci-kelinci itu, sehingga mereka terpaksa
harus membuat pagar sepanjang 700 mil.
Demikian halnya
dengan tanaman kaktus yang tumbuh di seluruh kawasan Austalia. Tumbuhan jenis
ini punah akibat serangga-serangga pemakan kaktus. Padahal sebelum kaktus
tersebut diserang serangga, pada penduduk Australia merasa khwatir dibuatnya.
Dengan demikian,
virus yang menyerang kelinci tadi terbukti berhasil melakukan sesuatu yang
tidak sanggup dilakukan manusia meskipun mereka telah mengerahkan segenap
kemampuannya. Begitu pula dengan serangga kecil yang tampak lemah, nyatanya
mampu mengentikan pertumbuhan kaktus liar tersebut.
Siapakan yang
telah menciptakan makhluk untuk saling memangsa sehingga ekosistem menjadi
seimbang?
Siapakah yang
telah mengajari makhluk-makhluk itu untuk selalu bermusuhan, guna mencegah
kerusakan bumi dan seisinya?
Orang-orang
sesat akan menjawab, “semuanya adalah KEBETULAN!”
Namun, Allah
membantahnya,
“katakanlah, ‘Allah-lah (yang menurunkannya), ‘kemudian (setelah itu),
biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya” (QS. Al-An’am: 91)
Matematika-Islam
12:14:00 AM
Hal itu sejalan
dengan apa yang dikatakan Nabi Muhammad bahwa:
“aku tinggalkan
untuk kamu dua urusan, tidak aka kamu tersesat selama berpegang kepada
keduanya, Kitab Allah dan Sunnah Rasul Allah” (HR. Muslim)
Data bilangan
dari Alquran dan Nabi, diolah dan dibuat model-matematikanya, seperti:
Pilar-Alquran, Permata-Shalat, Roda-Gigi-Shalat dan lain-lain. Fenomena seperti
itu sering diebut Sains Quran atau Sains Spiritual Quran, karena Alquran itu
adalah ruh.
“dan seperti itu
kami wahyukan kepadamu Ruh dari urusan kami, padahal engkau tadinya tidak tau apa
itu Kitab dan apa itu Iman (QS Fussilat: 52)
Dan dijelaskan
atas dasar sains (ilmu)
“dan sungguh
telah kami datangkan kepada mereka satu tulisan, maka kami menjelaskan dia atas
dasar ilmu pengetahuan sebagai petunjuk dan rahmat untuk kaum yang percaya” (QS
Al-A’raf: 52)
Orang sering
keliru membedakan antara sains dan teori. Sering orang enggan menghubungkan
Alquran dengan sains, karena katanya sains itu berubah dan wahyu tidak berubah.
Padahal yang berubah itu teori, bukan sains. Ilmu pengetahuan itu adalah ayat
di alam, berbeda dengan teori. Jangan menyamakan antara sains dan teori. Jadi
Sains Quran itu adalah sains itu sendiri, karena Alquran itu dikatakan sebagai
ayat-ayat bukti di dada orang yang diberi ilmu (ilmu adalah sains)
“bahkan dia
(Alquran) itu ayat-ayat bukti di dada orang-orang yang diberi ilmu, dan tidak
akan mengingkari ayat-ayat kami melainkan orang-orang yang aniaya” (QS Al-‘Ankabut:
49)
“kalau Kami
turunkan Alquran ini atas gunung, sungguh engkau lihat dia khusyu’ terpecah
dari takut kepada Allah. Dan itu perumpamaan yang kami adakan dia untuk menusia
agar mereka berpikir” (QS Al-Hasyr: 21)
Hal ini
menjelaskan bahwa Alquran adalah suatu formula. Oleh sebab itu ia harus
dipikirkan. Kegiatan membaca dan menghafal yang kita lakukan selama ini belum
tentu dalam rangka memikirkan. Karena ada Matematika-Islam di dalamnya, maka
itu perlu kita pikirkan, bukan kita akali. Demikian Matematika-Isalam adalah
sains itu sendiri.
Sumber: Matematika Islam oleh KH Fahmi Basya
Peran Islam dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
8:40:00 PM
Peran Islam dalam perkembangan iptek pada dasarnya ada 2 (dua). Pertama, menjadikan Aqidah Islam sebagai paradigma ilmu pengetahuan. Paradigma inilah yang seharusnya dimiliki umat Islam, bukan paradigma sekuler seperti yang ada sekarang. Paradigma Islam ini menyatakan bahwa Aqidah Islam wajib dijadikan landasan pemikiran (qa’idah fikriyah) bagi seluruh bangunan ilmu pengetahuan.
Ekosistem Bumi
8:39:00 PM"Allah-lah yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai di atasnya. Padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan. Dia menutupkan malam kepada siang. sesungguhnya semua itu merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir," (QS. ar - Ra'd[13]: 3).