Who are the learned?
Those who practice what they know

Matematika-Islam




Matematika Islam ialah Matematika yang menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai Postulat.
Hal itu sejalan dengan apa yang dikatakan Nabi Muhammad bahwa:

“aku tinggalkan untuk kamu dua urusan, tidak aka kamu tersesat selama berpegang kepada keduanya, Kitab Allah dan Sunnah Rasul Allah” (HR. Muslim)

Data bilangan dari Alquran dan Nabi, diolah dan dibuat model-matematikanya, seperti: Pilar-Alquran, Permata-Shalat, Roda-Gigi-Shalat dan lain-lain. Fenomena seperti itu sering diebut Sains Quran atau Sains Spiritual Quran, karena Alquran itu adalah ruh.

“dan seperti itu kami wahyukan kepadamu Ruh dari urusan kami, padahal engkau tadinya tidak tau apa itu Kitab dan apa itu Iman (QS Fussilat: 52)

Dan dijelaskan atas dasar sains (ilmu)
“dan sungguh telah kami datangkan kepada mereka satu tulisan, maka kami menjelaskan dia atas dasar ilmu pengetahuan sebagai petunjuk dan rahmat untuk kaum yang percaya” (QS Al-A’raf: 52)

Orang sering keliru membedakan antara sains dan teori. Sering orang enggan menghubungkan Alquran dengan sains, karena katanya sains itu berubah dan wahyu tidak berubah. Padahal yang berubah itu teori, bukan sains. Ilmu pengetahuan itu adalah ayat di alam, berbeda dengan teori. Jangan menyamakan antara sains dan teori. Jadi Sains Quran itu adalah sains itu sendiri, karena Alquran itu dikatakan sebagai ayat-ayat bukti di dada orang yang diberi ilmu (ilmu adalah sains)

“bahkan dia (Alquran) itu ayat-ayat bukti di dada orang-orang yang diberi ilmu, dan tidak akan mengingkari ayat-ayat kami melainkan orang-orang yang aniaya” (QS Al-‘Ankabut: 49)

“kalau Kami turunkan Alquran ini atas gunung, sungguh engkau lihat dia khusyu’ terpecah dari takut kepada Allah. Dan itu perumpamaan yang kami adakan dia untuk menusia agar mereka berpikir” (QS Al-Hasyr: 21)

Hal ini menjelaskan bahwa Alquran adalah suatu formula. Oleh sebab itu ia harus dipikirkan. Kegiatan membaca dan menghafal yang kita lakukan selama ini belum tentu dalam rangka memikirkan. Karena ada Matematika-Islam di dalamnya, maka itu perlu kita pikirkan, bukan kita akali. Demikian Matematika-Isalam adalah sains itu sendiri.


Sumber: Matematika Islam oleh KH Fahmi Basya
alifah surya alifah surya Author

About Us

We Are Muslims

Popular Posts

Contact Us

Name

Email *

Message *